Monday, December 31, 2007

Aku Anak Sehat!





"Aku anak sehat, tubuhku kuat
karena ibuku rajin dan cermat
semasa aku bayi s'lalu diberi ASI
makanan bergizi dan imunisasi

Berat badanku ditimbang s'lalu
Posyandu menunggu setiap waktu
bila aku diare, ibu telah waspada
pertolongan Oralit s'lalu siap sedia"

Masih ingat khan lagu yang populer tahun 1990an di atas? Minggu lalu, Alif ke Posyandu lagi. Khan dianjurkan oleh Ibu Presiden untuk "Indonesia Sehat 2010". Semua anak-anak Indonesia harus memeriksakan diri di fasilitas kesehatan umum swadaya masyarakat yang biasanya diselenggarakan di hari Selasa/Rabu minggu terakhir setiap bulan ini.

Lumayan tuh, teman-teman yang kekurangan gizi bisa mendapatkan susu dan bubur kacang hijau gratis. Alif sih sebenarnya sehat-sehat aja, tapi sering juga lho kebagian bubur kacang hijaunya juga.

Ini catatan pertumbuhan badanku:
- Lahir = 3,3 kg/50 cm
- Umur 3 bulan = 6,6 kg/63 cm
- Umur 6 bulan = 7,5 kg/68 cm
- Umur 1 tahun = 10 kg/76 cm
- Umur 2 tahun = 13 kg/85 cm
- Umur 3 tahun = 15 kg/97 cm
- Umur 4 tahun = 17 kg/103 cm
- Umur 6 tahun = 24 kg/117 cm
- Umur 8 tahun = 30 kg/125 cm

Secara teori:
DAUGHTER BODY HEIGHT = 8.5 cm +/- 0.5*[(Father body height - 13 cm) + [(Mother body height)]
SON BODY HEIGHT = 8.5 cm +/- 0.5*[(Mother body height + 13 cm) + [(Father body height)]

Idealnya:
- 1 year = 1.5 * born height
- 4 years = 2 * born height
- 6 years = 1.5 * 1 year height
- 13 years = 3 * born height
- adult = 2 * 2 years height

Untuk Alif:
- 1 year = 1.5 * born height = 1.5 x 50 = 75 cm (actual = 76 cm)
- 4 years = 2 * born height = 2 x 50 = 100 cm (actual = 103 cm)
- 6 years = 1.5 * 1 year height = 1.5 x 76 cm = 114 cm (actual = 117 cm)
- 13 years = 3 * born height, targetnya 150 cm, semoga bisa lebih tinggi lagi
- adult = 2 * 2 years height, targetnya 170 cm (karena waktu umur 2 tahun tingginya 85 cm)

Hari-Hari Pertamaku Di Dunia




Aku dilahirkan di Ngawi pada hari Jumat kliwon, 15 Oktober 2007, pukul 17:20 WIB. Hari itu bertepatan dengan hari pertama bulan Ramadhan 1425 H. Bunda terpaksa harus menjalani operasi bedah caesar karena ada masalah dengan proses melahirkanku, beliau belum juga bisa kontraksi secara normal sementara sudah lebih dari 24 jam sejak pembukaan pertama (dan air ketubannya sudah hampir habis).

Nama rumah sakitnya RS Dr. Widodo, dokternya bernama Dr. Sigit Darmadji, SpOG. Orangnya baik sekali. Kalau aku besar nanti, harus sowan ke Pak Dokter dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya menghadirkanku ke dunia ini.

Aku lahir dengan berat badan 3,3 kg dan panjang (mestinya tinggi???) 50 cm. Sebenarnya terlambat seminggu dari perkiraan, artinya aku ada di kandungan bunda selama 41 minggu (9 bulan + 17 hari).

Ini adalah foto-fotoku di hari-hari pertama itu.

Ikut Bunda ke kantor




Tadi siang, hari terakhir di tahun 2007, Alif diajak bunda ke kantor. Jalanan sepi banget, mungkin karena penghuni Jakarta sudah banyak yang bepergian keluar kota. Kantor bunda juga sepi, dari sekitar 80 orang yang biasanya bekerja di Menara Mulia lantai 20 ini, mungkin hanya ada 25% yang masuk. Kebanyakan mengambil cuti akhir tahun, yang tidak cuti pun dipersilahkan bekerja hanya sampai pukul 12:00 siang alias setengah hari, kebijakan perusahaan agar para karyawan yang tidak cuti pun bisa pulang lebih awal untuk menikmati malam tahun baru bersama keluarga.

Alif nggak lama kok di sana, datang bersama bunda pukul 10:00. Sesudah mengecek e-mail dan membahas beberapa hal dengan temannya, bunda mengajak Alif pulang pukul 11:20.

Seneng deh, bisa nggak ya Alif kalau besar nanti jadi engineer seperti bunda?

* SELAMAT TAHUN BARU 2008 UNTUK SEMUA!!! *

Sunday, December 23, 2007

Gadisku?




Sewaktu bekerja di Purwakarta sampai tahun 2002, bundanya Alif punya teman sekost yang bernama Tante Dian. Bulan April 2003, dia menikah dengan Om Jun. Putri pertama mereka, Anindya Kemala Putri, lahir tidak lama sebelum Alif.

Bulan Oktober 2007, Tante Dian melahirkan putra keduanya, Fachri Suryakemal. Keluarga kecil mereka pun kini telah memiliki rumah sendiri di Perum Bumi Jaya Indah, Cisereuh, Purwakarta.

Awal November 2007 lalu, Alif dan bunda mengunjungi rumah mereka. Alif senang sekali bermain bersama Nindya, apalagi ternyata punya kesamaan: Sama-sama masih senang minum susu pakai botol, hi...hi...hi...

Kapan ya kita ketemu lagi?

Saturday, December 22, 2007

TIGA!




Selamat Ulang Tahun Ke-58, Kajut...

Hari ini, 23 Desember 2007, adalah hari ulang tahun ke-58 Kajut (panggilan untuk "nenek" dalam bahasa Baturaja, Sumatera Selatan) yaitu bundanya bunda Alif.

Beliau lahir di New York, alias Tanjung Baru, sebuah dusun kecil di daerah Ogan Komering Ulu. Sebagai anak perempuan bungsu dari dua bersaudara, Kajut menjadi putri kesayangan dari H. Tjikwan Juni dan Hj. Durroh (keduanya telah wafat tahun 1994) dan adik satu-satunya dari H. Sjarif Tjikwan.

Nama lengkap beliau Paula Masjidah, nama panggilannya Ida. Ceritanya, pada saat persalinan dibantu oleh suster Paula dan suster Renatta. Ibunya Kajut ingin memberi nama putrinya sama dengan nama para suster itu. Karena suster Renatta mengundurkan diri dari biara, maka nama suster Paula yang diambil.

Masa kecil hingga TK dihabiskan Kajut di Baturaja dan Palembang. Karena pekerjaan ayahnya sebagai pegawai negeri (sempat di Departemen Agama Semarang, lalu pensiun sebagai pegawai Departemen Agraria di Jakarta), Kajut beberapa kali berpindah tempat tinggal.

SR Melaten di Semarang adalah tempat Kajut menyelesaikan pendidikan setingkat sekolah dasar, lalu masuk SMPN 3 Semarang. Kelas 2 SMP, keluarga mereka pindah ke Jakarta sehingga Kajut menyelesaikan pendidikan menengahnya di SMPN 40 Jakarta, Desember 1964.

Bulan Januari 1965, Kajut masuk SMAN 1 Budi Utomo, Jakarta. Tidak lama sesudahnya meletuslah pemberontakan G-30-S/PKI sehingga pendidikannya terhambat selama enam bulan dan secara nasional kenaikan kelas tahun berikutnya berlangsung pada bulan Juni 1966.

Mengagumkan sekali semangat orang tua beliau dalam menyetarakan pendidikan bagi anak perempuannya, tidak dibedakan dari anak lelaki. SMAN 1 Budi Utomo saat itu adalah sekolah menengah atas putra-putri kaum elit Jakarta, murid-muridnya di antaranya (teman sekolah Kajut di antaranya adalah Siti Hardiyanti Indra Rukmana). Padahal, saat itu ayahnya sudah pensiun dan mencari nafkah sebagai supir taksi gelap (dalam masa-masa sulit di awal Orde Baru), sementara ibunya menjadi penjahit pakaian.

Lulus SMA, Kajut melanjutkan pendidikan ke IKIP Jakarta, mengambil Jurusan Biologi, Fakultas Ilmu Eksakta. Sempat hampir diberangkatkan mengikuti job training ke Jepang, namun perubahan konstelasi politik di awal 1970an itu membuat keberangkatannya dibatalkan.

Tanggal 3 Februari 1974, Kajut menikah dengan Ninek (panggilan untuk "kakek" dalam bahasa Baturaja), seorang perwira TNI-AD lulusan AMN seangkatan dengan Jend. (Purn) Wiranto. Putri pertama mereka, yaitu bundanya Alif, lahir di Magelang saat Ninek sedang menjadi instruktur di AKABRI (salah satu tarunanya saat itu adalah Susilo Bambang Yudhoyono, sekarang Presiden RI).

Tante Rini lahir tanggal 1 April 1978, setahun kemudian mereka sekeluarga pindah ke Jambi, karena Ninek dipindah-tugaskan sebagai Wa Dan Yon 143/BS, KODAM IV Sriwijaya.

Awal tahun 1983, mereka pindah lagi ke Palembang karena tugas baru Ninek sebagai Ka JASDAM IV Sriwijaya, tidak beberapa lama kemudian Kajut melahirkan putra bungsunya.

Tahun demi tahun berlalu, tangis dan tawa silih berganti, suka dan duka datang dan pergi, Ninek telah wafat tanggal 21 Juni 2006 yang lalu. Kini Kajut menikmati hari tua dengan mengunjungi putri-putrinya yang semua telah menikah, seringnya sih tinggal bersama Alif di Kayumanis.

Selamat ulang tahun, ya Kajut...semoga panjang umur dan sehat selalu, semoga dilimpahi rezeki agar senantiasa bahagia. Amin...

Thursday, December 20, 2007

Idul Adha 1428 H

 

 

 

 

 

 

 

 

Idul Adha tahun ini, alhamdulillah masih ada rezeki Alif untuk berqurban. Berhubung tabungannya sudah banyak berkurang untuk jalan-jalan ke Bali beberapa waktu yang lalu, maka niat beli sapi pun dibatalkan. Alif hanya beli kambing seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kambing putih itu dibeli Alif bersama Ayah di penjual musiman yang mangkal di dekat rumah, lalu dititipkan di Masjid Raya Al Fatah, Jln. Kayumanis VIII. Kambingnya besar, sehat dan bagus.

Hari Kamis, 20 Desember 2007, bertepatan dengan 10 Dzulhijah 1428 H, kambingnya disembelih di pekarangan masjid disaksikan Alif dan Ayah. Sorenya, sebelum ashar, beberapa bungkus daging kambing jatah keluarga kami pun tiba di rumah.

Sebagian daging dibuat sate lalu dimakan beramai-ramai Om Bram dan Tante Rini (adiknya Bunda) yang berkunjung ke rumah. Sisanya dimasak tongseng dan sop oleh Kajut (panggilan untuk "nenek" dalam bahasa Baturaja, yaitu bundanya Bunda).

Berhubung Jakarta hujan gerimis, bakar satenya tidak bisa di pekarangan rumah seperti tahun-tahun lalu. Jadinya indoor deh, di dalam rumah saja, tepatnya di pintu dapur. Wah asapnya memenuhi rumah kami yang kecil ini. Tapi asyik juga kok, Alif seneng deh.

Semoga ada rezeki untuk tahun depan berkurban lagi, amiiiiin...

Wednesday, December 19, 2007

Jalan-jalan ke Bali




Aku seneng travelling, ke mana aja deh. Naik kereta ke Ngawi, naik mobil ke Depok atau Bogor atau Bandung, naik pesawat ke Palembang dll. Baru-baru ini, sekalian ulang tahun bundaku yang ke-33, kami berlibur ke Bali. Enak lho...

Monday, October 29, 2007

Bermain!










Banyak tempat yang telah aku kunjungi, tempatku bermain dan belajar. Bermacam-macam pula kegiatan yang telah aku ikuti. Bundaku selalu mendoakan, semoga kelak aku besar bisa berkeliling dunia...seharusnya bisa lebih hebat dari Ayah yang telah berkeliling Indonesia.

Doakan ya...

Bersama...


Bundaku cantik sekali (http://desrinda.multiply.com). Sibuk dengan pekerjaannya di kantor setiap hari, dari Senin hingga Jumat. Sabtu pagi sampai siang, Bunda ikut kursus bahasa Perancis di CCF. Walaupun demikian, beliau selalu berusaha menyempatkan diri memandikanku setiap pagi.

Senang rasanya dikelilingi oleh orang-orang yang akan selalu menyayangiku.